Pelatih Arsenal Arsene Wenger kembali mengecam tindakan klub-klub besar di bursa transfer. Menurutnya, klub besar tersebut harus bisa menghormati kontrak setiap pemain.
Wajar jika Wenger sangat vokal atas masalah ini. Pasalnya, Arsenal memang menjadi klub yang paling banyak ditinggalkan pemainnya karena terbujuk rayuan gaji tinggi dari klub-klub besar, meskipun kontrak pemain itu belum habis.
“Ada suatu permainan di Eropa, dimana klub-klub besar dengan mudahnya merekrut pemain kami dengan iming-iming gaji tinggi. Klub-klub besar tersebut juga tak lagi mengindahkan kontrak seorang pemain yang mengikatnya di suatu klub,” keluh Wenger.
“Klub besar tersebut membiarkan kami (Arsenal) melatih dan membina pemain muda. Kemudian, setelah mereka menjadi pemain hebat, klub besar tersebut datang dan mengambilnya dari kami, meski pemain tersebut masih menyisakan kontrak,” lanjutnya seperti dikutip AP, Sabtu (2/8/2008).
“Kejadian seperti ini seharusnya tak bisa dibiarkan. Klub-klub besar tersebut tak lagi mengindahkan fair play dalam upayanya merekrut seorang pemain,” beber pelatih berjuluk The Professor itu.
“Kami adalah tim yang menderita akibat perilaku arogan klub-klub besar tersebut. Kami tak pernah melakukan hal seperti itu, namun hal ini justru terjadi kepada kami, apakah itu adil,” tutup pelatih 58 tahun itu.
Seperti diketahui, di bursa transfer jilid satu ini Arsenal harus kehilangan dua pilarnya Aliaksandr Hleb (ke Barcelona) dan Mathieu Flamini yang hijrah ke AC Milan. Beruntung, klub asal London itu berhasil mempertahankan Emmanuel Adebayor yang sebelumnya digosipkan bakal hijrah ke AC Milan atau Barcelona.
Kepastian bomber asal Togo tersebut bertahan di Emirates Stadium terjadi, setelah Arsenal memberikan kenaikan gaji sekira 100 ribu poundsterling per pekannya.
(fmh)





0 comments ↓
There are no comments yet...Kick things off by filling out the form below.
Leave a Comment