Sebagian besar pelatih tim peserta Piala Eropa 2008 yakin bahwa pemain muda mampu memberikan tontonan sepakbola modern yang tak kalah menarik dibanding para seniornya. Tenaga mereka sangat dibutuhkan dalam taktik sepakbola menyerang tanpa henti plus kecepatan dalam mengalirkan bola. Continue reading →
Bintang Muda yang Bersinar di Swiss-Austria
Juli 1st, 2008 — Sepak Bola Dunia
Xavi Pemain Terbaik Euro 2008
Juli 1st, 2008 — Sepak Bola Dunia
Sungguh, gelar juara Euro 2008 merupakan gelar terindah bagi seorang pelatih bernama Luis Aragones. Di usianya yang kian senja, bakal genap 70 tahun pada 28 Juli mendatang, Aragones mendapat gelar pertamanya bersama Timnas Spanyol yang ditanganinya sejak 2004 lalu. Gelar juara itu pun menjadi raihan kali pertama bagi Tim Matador sejak 1964.
David Villa Top Skor Euro 2008
Juni 30th, 2008 — Sepak Bola Dunia
David Villa melengkapi kesuksesan Spanyol dengan terpilih menjadi pencetak gol terbanyak atau top skor Euro 2008. Pemain Valencia itu menjadi top skor dengan torehan empat gol, menyisihkan saingan terdekatnya Lukas Podolski yang hanya mencetak gol.Empat gol Villa dicetak dalam dua pertandingan, pertama saat mencetak hattrick melawan Rusia dan satu gol melawan Swedia. Melawan Yunani, Villa tidak dimainkan, sementara saat bertanding di perempat final melawan Italia, Villa hanya mencetak satu gol dari adu penalti. Di partai final, Villa tidak dapat bermain karena mengalami cedera.
Torres Antar Spanyol Juara EURO 2008
Juni 30th, 2008 — Sepak Bola Dunia
Usai miskin gelar dalam kurun waktu 44 tahun, tim nasional Spanyol berhasil menjuarai EURO 2008, berkat gol tunggal ujung tombak andalannya Fernando Torres, guna menumbangkan lawannya Jerman di babak final EURO 2008 di Stadion Ernst Happel, Minggu (29/6).
Dengan demikian Spanyol berhasil menjadi kampiun di benua biru tersebut dan kesuksesan ini merupakan karir tertinggi mereka selama ini, setelah terakhir kali mereka menjuarai turnamen ini pada tahun 1964.
Bolton Resmi Gaet Elmander
Juni 29th, 2008 — Premier League (Liga Inggris)
Bolton Wanderers akhirnya resmi mendapatkan striker Toulouse Johan Elmander. Striker Timnas Swedia di turnamen Euro 2008 itu telah menandatangani kontrak berdurasi tiga tahun.
Bolton sendiri dikabarkan telah mengeluarkan kocek total sebesar 10 juta poundsterling untuk mendatangkan Elmander. Kedatangan striker yang gagal membawa Swedia lolos babak grup di Euro Swiss & Austria itu dikabarkan juga berhubungan dengan kepindahan striker Bolton asal Norwegia Daniel Braaten ke Toulouse.
Spanyol Tantang Jerman di Final Euro!
Juni 27th, 2008 — Sepak Bola Dunia
Spanyol melangkah ke final Piala Eropa 2008 setelah membungkam Rusia dengan skor meyakinkan, 3-0, pada semifinal yang berlangsung di Stadion Ernst Happel, Jumat (27/6) dini hari WIB. Dengan demikian, La Furia Roja akan berhadapan dengan Jerman di partai puncak turnamen yang berlangsung di Austria-Swiss tersebut.Xavi Hernandez, Daniel Guiza dan David Silva menjadi penentu kesuksesan Matador. Tiga pemain tersebut masing-masing menyumbang gol di babak kedua, yang membuat ketegangan dan kekhawatiran yang sempat melanda Spanyol menjadi sirna.
Jerman Melaju ke Final
Juni 26th, 2008 — Sepak Bola Dunia
Jerman untuk kelima kalinya berhasil melaju ke final EURO setelah di laga empat besar sukses menaklukkan kuda hitam Turki melalui gol penentu dari Philipp Lahm, Rabu (25/6).
Dengan kemenangan ini, Jerman tinggal menunggu pemenang partai semifinal lainnya antara Rusia dengan Spanyol.
Sedangkan Turki dapat pulang dengan kepala tegak karena sepanjang turnamen berhasil menyingkirkan lawan-lawan berat semisal Republik Ceko dan Kroasia.
Roberto Rosetti Wasit Final Euro 2008
Juni 24th, 2008 — Sepak Bola Dunia
Wasit Italia, Roberto Rosetti, kembali dipercaya memimpin laga krusia. Setelah memimpin partai pembukaan, Rosetti akan bertugas mengadili partai final Euro 2008 mendatang.
Direktur Rumah Sakit berusia 40 tahun itu sebelumnya memimpin partai pembukaan antara tuan rumah Swiss dengan Republik Ceko. Pria berpostur 190 cm itu juga melayani partai perempat final antara Kroasia versus Turki.
Rosetti akhir-akhir ini dianggap sebagai penerus wasit legendaris dunia asal Italia, Pierluigi Collina. Rosetti terdaftar sebagai wasit FIFA sejak tahun 2002 dan bertugas pula di Piala Dunia 2006.
Fabregas yang Pede Bikin Italia Memble
Juni 23rd, 2008 — Sepak Bola Dunia
Menjadi algojo penalti bukanlah tugas mudah bagi pesepak bola mana pun. Diperlukan mental kuat untuk melakukannya dan itu biasanya dimiliki oleh pemain senior yang berpengalaman. Namun, Francesc Fabregas mampu membuktikan bahwa pemain muda pun tak kalah pede (percaya diri, Red) saat dipasrahi tugas yang sama. Fabregas membuktikannya di perempat final Piala Eropa 2008 melawan Italia di Stadion Ernst Happel, Wina, Austria Minggu (22/6).
Kuncinya adalah percaya diri. Perasaan ini sudah melekat pada diri setiap pemain Spanyol sejak sebelum bertemu Italia. Kemenangan sempurna di fase grup menjadi alasan mengapa pasukan Luis Aragones begitu yakin dengan langkahnya di babak delapan besar. Memang, beberapa pemain seperti kiper Iker Casillas sempat getir ketika mendengar nama Italia sebagai calon lawan berikutnya, tapi Fabregas merasakan hal yang sebaliknya.
Fabregas merasa yakin dapat mengalahkan Italia meski sejarah pertemuan kedua tim membuktikan hal sebaliknya. Spanyol belum pernah menang dalam pertandingan besar selama 88 tahun terakhir. Keyakinan Spanyol makin bertambah setelah duet gelandang Italia, Andrea Pirlo dan Gennaro Gattuso, urung tampil karena cedera.
Spanyol Singkirkan Juara Dunia
Juni 23rd, 2008 — Sepak Bola Dunia
Spanyol akhirnya mematahkan rekor buruk mereka dengan menembus babak semifinal usai menyingkirkan Italia melalui babak penalti di laga delapan besar EURO 2008, Minggu (22/6).
Dengan kemenangan ini Spanyol akan menantang Rusia, yang lebih dulu lolos usai menaklukkan Belanda dengan skor 3-1. Spanyol meraih kemenangan 4-2 setelah sepanjang pertandingan skor berimbang tanpa gol.
Ini juga merupakan kemenangan pertama bagi Spanyol atas Italia di turnamen besar sejak terakhir di Olimpiade 2000.
Rahasia Kegagalan Portugal
Juni 21st, 2008 — Sepak Bola Dunia
Permainan cantik ala Brazil yang diperagakan Cristiano Ronaldo dalam dua pertandingan awal Grup A, seakan tidak berbekas lagi. Portugal dengan Cristiano Ronaldo yang dipuji selangit selama Euro 2008 ini akhirnya harus angkat koper setelah dikalahkan Jerman 3-2.
Bila melihat pertandingan Portugal melawan Jerman, memang Ronaldo dkk tidak dapat mengembangkan permainan seperti yang mereka tampilkan ketika menekuk Turki 2-0 dan Ceko 3-1. Jerman jeli melihat kelemahan Portugal dalam mengantisipasi umpan-umpan lambung.
Pelatih Portugal Luiz Felipe Scolari mengatakan ada dua penyebab kekalahan Portugal. Pertama, gagal mengantisipasi bola-bola mati pemain Jerman. Kedua, kesalahan wasit yang mengesahkan gol Michael Ballack.
Tekuk Swedia, Rusia Tantang Belanda
Juni 19th, 2008 — Sepak Bola Dunia
Timnas Rusia memastikan diri sebagai tim terakhir yang melaju ke babak perempat final Euro 2008. Kepastian ini diperoleh Andrei Arshavin dkk setelah membungkam Swedia 2-0 di Stadion Tivoli Neu, Kamis (19/6/2008) dinihari.
Dengan hasil ini, Rusia berhak menemani Spanyol melaju ke babak perempat final. Di delapan besar nanti, Guus Hiddink bakal mendampingi anak asuhnya meladeni Belanda.
Sejak babak pertama bergulir, Rusia yang tidak diunggulkan justru mampu mendominasi jalannya laga. Terbukti, memasuki menit ke-20, Rusia mendapatkan peluang lewat pemain yang baru bebas dari sanksi larangan tampil, Andrei Arshavin.
Namun tendangan striker Zenit St Petersburg ini masih mampu ditepis kiper Swedia yang dikawal Andreas Isaksson. Tekanan yang terus dilancarkan tim beruang merah akhirnya menemui hasil lewat gol yang dicetak Roman Pavlyuchenko pada menit ke-24.
Berawal dari umpan manis Alexandr Anyukov di dalam kotak penalti, Pavlyuchenko dengan mudah menaklukkan Isaksson lewat sepakan kaki kanan terukurnya.
Huntelaar dan Persie Beri “Kado” untuk Italia
Juni 18th, 2008 — Sepak Bola Dunia
Belanda memupus harapan Rumania untuk maju ke perempatfinal Piala Eropa 2008. Meskipun turun dengan tim lapis keduanya, De Oranje tetap menunjukkan keperkasaannya dengan melibas Rumania 2-0 pada laga pamungkas penyisihan Grup C, Rabu (18/6) dinihari WIB, di Stade de Suisse Wankdorf.Klaas Jan Huntelaar dan Robin Van Persie menjadi penegas kehebatan Belanda yang meraih hasil sempurna sepanjang babak penyisihan. Mereka masing-masing menyumbang gol pada menit ke-54 dan 87, sekaligus memberikan “kado” bagi Italia yang akhirnya mengikuti jejak Belanda ke babak delapan besar setelah menang 2-0 atas Perancis.
Kemenangan ini juga menepis teori konspirasi yang ramai didengungkan, karena Belanda ditengarai akan memberikan kemenangan kepada Rumania untuk menyisihkan Italia dan Perancis. Tetapi kenyataannya sangat bertolak belakang, lantaran Belanda bermain sangat agresif dan akhirnya meraih kemenangan.
Menghadapi laga yang tak lagi menentukan nasib timnya, pelatih Marco Van Basten melakukan sembilan perubahan. Dia hanya memainkan dua pemain inti, Khalid Boulahrouz dan Orlando Engelaar, yang pada laga-laga sebelumnya jadi starter.
Meskipun demikian, tim “kelas dua” itu tetap dengan sempurna memainkan gaya total football. Sentuhan dari kaki ke kaki dan pertahanan yang kokoh, sangat menyulitkan Rumania yang dituntut meraih kemenangan untuk mendapatkan tiket perempatfinal.




